Make your own free website on Tripod.com

CORET-CORET ORANK ISENK

By: Henk_q

Kegagalan merupakan keberhasilan yang tertunda. Bilamana dari kegagalan itu kita tahu apa penyebabnya dan bagaimana cara / solusi kita agar dapat mencapai sustu keberhasilan, mengapa ? Karena bila dari kegagalan kita tidak bertanya pada diri sendiri penyebabnya maka mungkin saja / bahkan kita tidak akan berhasil yang disebabkan oleh kesalahan yang sama.

Janganlah engkau menhancurkan meja kursi tetanggamu, karena itu tidak akan menjadikan meja dan kursimu lebih bagus / baik, tetapi pertanyakanlah mengapa kamu tidak bisa lebih baik mempunyai meja dan kursi seperti nya dipunyai tetanggamu.

Lebih baik putus cinta daripada putus asa. Sebab dari keputus asa-an, seseorang itu dapat saja kita anggap sudah tidak hidup / bahkan mungkin gila.

Bila kita kehilangan kekayaan mungkin dapat berarti kita tidak kehilangan sesuatu, bila kesehatan kita yang hilang ini berarti ada sesuatu yang hilang, tetapi bila kepribadian kita yang hilang berarti hilang segalanya / sarap /gila.

Kita dapat dikatakan hebat / jago / bijaksana apabila kita telah dapat menaklukkan diri kita sendiri.

Banyak oramg pintar dalam studi, tetapi tidak terlalu banyak orang yang bisa membaca peluang yang akan terjadi di kemudian hari.

Jangan engkau melepaskan sesuatu yang sudah engkau pegang ditangan untuk kau pertaruhkan dengan banyak pilihan yang belum tentu dapat engkau capai dengan mudah. Misalnya : Kita telah memegang seekor burung merpati, kemudian didepan kita banyak burung merpati yang lebih bagus. Janganlah engkau melepaskan burung itu demi meraih burung yang ada didepanmu itu. Tetapi alangkah baiknya kita merawat burung ini agar lebih baik daripada burung yang ada dihadapan kita tadi / dengan mencoba meraih tanpa melepaskan burung merpati kita, kemudian baru kita pilih mana yang lebih bagus.

Tak selamanya diam itu emas.

Tidak ada orang tua yang ingin anaknya menjadi seorang yang bodoh, tidak berguna,pemabuk, preman, dsb. Tetapi sayang sudah menjadi suatu adat / mitos dimana seorang ayah / ibu mendidik anaknya hanya sesuai dengan cara dan keinginannya secara pribadi tanpa mau melihat kemauan, kemampuan, cara berpikir si anak, dsb.

Janganlah engkau lari dari kenyataan hidup, sebab dengan engkau lari, maka kenyataan ini akan semakin mengejarmu. Dan janganlah engkau menyesali hidup di muka bumi, karena hal ini akan membuat engkau menjadi gila. Tetapi janganlah engkau cepat dipuaskan oleh hal-hal yang baru. Bersyukurlah kalian semua sebab kalian diberi kehidupan yang layak jika dibandingkan dengan teman-teman kita yang ada dipedalaman.

Pahit jangan lekas dimuntahkan, manis jangan cepat ditelan.

Manusia hidup di bumi ini seperti hanya dengan bermain sandiwara, mengapa karena hampir semua / mayoritas kehidupan ini memakai topeng. Dimana mereka saling menutupi diri sendiri, menipu kawan. Tetapi itu semua tergantung dari manusia itu sendiri dan topeng yang kita pilih didalam memainkan sandiwara itu sendiri.

 

Kembali ke berangkat

Informasi Kegiatan Kepencintaan Alam